Awal Aku Mulai Suka Sama Kamu ( Lusi Lutfiany)

Saat aku masih di X*F aku tidak begitu mengenalmu karena kita jarang bertemu. Namun, sejak aku bergabung satu team dengan kamu kerena rolling job, benih-benih cinta itu mulai tumbuh. Awalnya aku hanya perduli dan care sama kamu jika kamu ada masalah pekerjaan. Aku selalu membelamu, meskipun kamu salah.

Aku tidak begitu tahu, kenapa aku begitu perduli dan care sama kamu. Dibandingkan dengan orang lain yang juga satu team dengan aku, aku sepertinya selalu ingin dekat dengan kamu. Aku mulai tidak suka jika ada orang lain yang mencoba menganggu atau menjahilimu, walau pun itu teman kamu sendiri.

Semakin hari, semakin aku tidak bisa menahan kalau aku mulai suka sama kamu. Aku selalu mencari cara untuk bisa dekat kamu. Dan itu tidak terlalu sulit karena saat itu kamu memang menjadi bawahan aku. Jadi, tidak ada orang lain yang curiga atau merasa kalau aku hanya perduli sama kamu saat itu.

Namun, ada satu case yang justru membuat kamu dan aku sempat tidak bisa melakukan komunikasi. Bahkan saling sapa pun saat itu tidak pernah (Diam-Diaman). Dan hal itu sempat berlangsung beberapa bulan. Namun, entah karena faktor pekerjaan, suatu hari kamu masuk ruangan aku untuk check camera.

Dari situ awal kita mulai baikan, namun mungkin kamu belum menyadari bahwa aku sebenarnya semakin suka sama kamu. Aku sudah tidak bisa lagi menahan-nahan perasaan aku sama kamu. Bermodal kesempatan yang aku miliki dan juga tempat yang cukup mendukung saat itu, aku mulai mencoba untuk mengambil hati kamu.

Namun, keberanian untuk mengungkapan bahwa "aku suka/cinta sama kamu" tidak pernah terucap saat itu. Karena tidak berani, aku pun mengungkapkan dengan cara langsung mencium kamu saat itu. Meskipun awalnya kamu mengancam akan teriak jika aku mencium kamu, namun hati mengatakan bahwa kamu tidak akan melakukan hal itu.

Tanpa ragu lagi, aku mecium kamu saat itu juga. Respon kamu saat itu seperti ketakutan dan panik, tapi aku mengatakan "relax aja" dan akhirnya aku dan kamu pun menikmati ciuman itu. Dari situlah awal aku mulai makin sayang dan benar-benar mulai jatuh hati sama kamu. Aku dan kamu pun selalu mulai rutin komunikasi melalui pesan instan.

Awalnya, kita selalu menggunakan bahasa isyarat agar tidak ada yang tahu. Namun, seiring berjalannya waktu, kita tidak lagi tertutup satu sama lain, dan mulai saling mengenal lebih jauh. Aku mulai boleh main ke tempat kamu. Ya, meskipun awalnya agak susah karena aku harus sedikit memaksa kamu.

Bersambung.....

Comments

Popular posts from this blog

Makasih Sayangku Untuk Suprise Perayaan Hari Ulang Tahun Aku...

Supaya Kamu Tahu, Hal Ini Yang Aku Rasakan...

Sampai Kapan Kamu Akan Berbohong Dengan Diri Sendiri?