Posts

Supaya Kamu Tahu, Hal Ini Yang Aku Rasakan...

Kenapa aku tidak bisa lupain kamu dan bahkan rasa sayang aku sama kamu tidak pernah berkurang sedikit pun! Bukan menjadi sebuah masalah sih! Tapi, aku lihat justru kamu fine-fine aja. Apakah ini tanda bahwa kamu memang benar-benar sudah move on? Mudah-mudahan sih bukan, ya! Mudah-mudahan itu sikap yang memperlihatkan bahwa kamu hanya tidak ingin memperlihatkan perasaan asli kamu yang sebenarnya kepada aku. Jika itu hanya sekedar sikap, bukan karena gambaran perasaan kamu yang bebenarnya, aku dengan jujur mengatakan bahwa aku senang mengetahuinya. Maaf kalau aku kadang sok tahu mengenai perasaan kamu ke aku, tapi aku ingin kamu mengerti bahwa semua itu karena aku memang benar-benar masih sayang sama kamu. Kalau bukan karena saya, aku sudah pasti cuek, masa bodoh! Sekarang aku sudah mulai jarang tanya-tanya mengenai kabar hubungan kamu sama si dia. Itu aku sengaja karena jujur aku tidak mau terlalu banyak tahu mengenai hubungan kalian. Aku tidak ingin merasa kesal, kecewa atau ...

Kamu Mencoba Untuk Menjauh, Tapi Aku Justru Sebaliknya....

Entah kamu benar-benar ingin menjauh, atau hanya omongan kamu saja? Hanya kamu yang bisa jawab sendiri pertanyaan itu. Aku tahu, kata hati dan pikiranmu tidak sejalan. Aku tahu, pikiran kamu ingin kamu menjauh, tapi hati kamu tidak demikian. Dalam lubuk hati kamu, kamu tidak akan pernah benar-benar bisa menjauh dari aku. Semakin kamu mencoba menjauh, justru kamu akan semakin menderita. Lama-kelamaan, kamu akan merasakan betapa berartinya aku dalam hidup kamu. Tidak akan dengan mudah kamu menemukan orang yang bisa menyayangi kamu sepenuh hati sama seperti aku. Tanpa ketemu aku, kamu justru akan semakin kehilangan. Sekarang, kamu sudah mulai merasakan bahwa betapa berartinya aku dalam hidup kamu. Jujur dengan hati kamu sendiri atau berbohong yang justru akan membuat kamu makin tidak nyaman? Hanya kamu yang bisa jawab.

Semakin Kalian Dekat, Maka Kamu Akan Mulai Merasakan Ketidak Nyamanan...

Awal-awal, kamu dengan tegas mengatakan bahwa "aku sudah nyaman dengan yang lain." Tapi, aku tahu, itu hanya sesaat. Seiring berjalannya waktu, kamu akan mulai merasakan bahwa rasa nyaman yang dulu awal-awal kamu rasakan, itu hanya sebagai pelarian. Waktu akan menjawa semua bahwa kamu dengan sendirinya akan mulai merasa tidak nyaman. Aku tahu hal ini karena aku mengenal siapa diri kamu. Kita pernah menjalin kasih hampir 1 tahun. Jadi, aku mempelajari semua tentang kamu. Dan sekarang, tanda-tanda bahwa kamu dan dia sudah mulai ada hambatan, itu memang tidak bisa disangkal. Aku bukan peramal atau dukun, tapi aku tahu semua tidak akan berjalan seperti yang kamu bilang. Nyaman, nyaman itu hanya akan beratahan sesaaat. Kalau kamu tidak sayang dan cinta sama dia, saat kamu sedikit tidak dibuat nyaman, kamu akan merasakan sendiri bahwa kamu sudah salah. Saat ini, aku tahu kamu cuma ingin bebas, ingin nyaman, tapi semua itu akan hilang seiring berjalannya waktu. Ingat, sekara...

Sampai Kapan Kamu Akan Berbohong Dengan Diri Sendiri?

Aku tahu kamu kini sudah punya cowok baru yang ternyata sudah selingkuh sama kamu sejak kita masih menjalin kasih. Alasan yang kamu bilang cuma ingin 'hidup normal'. Sekarang memang kamu sudah hidup normal, bisa diantar kerja dan dijemput oleh kekasih baru kamu yang ternyata orang yang aku kenal. Tapi satu hal, kamu tidak bisa bohong bahwa ada rahasia terbesar dalam hidup kamu dan aku yang tidak pernah akan bisa kamu bohongi. Kamu sayang sama dia? Aku yakin tidak! Kamu cuma mencari pelarian karena pingin 'hidup normal' seperti yang kamu selalu bilang sama aku. Sekarang memang kamu sudah 'hidup normal' tapi normal dalam hal penuh kebohongan. Suatu saat nanti, kamu akan tahu bahwa tidak ada cowok yang sayang sama kamu seperti yang pernah aku berikan. Tapi tidak masalah, aku juga ingin kamu bahagia, walaupun hanya kamu dan aku yang tahu bahwa kebahagiaan yang kini dan yang akan kamu gapai nanti hanya kebahagiaan semu dan penuh kebohongan. Tapi, biarlah itu me...

Always Andrio, Apa Lagi Ini dan Kenapa Tiba-Tiba Muncul di Hadapan Aku?

Kaget? Jelas dong...! Aku ga nyangka bahwa aku akan menemukan nama itu dalam buku agenda yang kamu miliki. Kamu seolah-olah ingin memperlihatkan kepada aku bahwa " Ini loh Andrio, orang yang pernah besemayam di hati aku dan sampai detik ini aku tidak bisa melupakannya, bahkan tanpa aku sadari aku selalu menulis namanya dimana pun ada kertas yang aku temui. " Kamu bersumpah bahwa tidak ada lagi hubungan sama Andrio , dia hanya masa lalu dan namanya bagus jadi kamu selalu mengingatnya dan menulisnya di kertas mana pun yang kamu temui tanpa ada maksud lain. Tapi, logis ngga sih, kamu bilang ga ada hubungan apa-apa, tapi kamu selalu mengingatnya? Fine! Apakah hanya karena namanya bagus menurut kamu, itu jadi alasan buat kamu selalu ingat-ingat dia? Aku pikir, tanpa ada perasaan apa-apa, selalu terbayang dan mengingat-ngingat nama itu setiap saat bukanlah sebuah alasan yang masuk akal. Kamu boleh saja mengelak, tapi perasaan dan hati kamu tidak bisa bohong. Dengan tulisan na...

Makasih Sayangku Untuk Suprise Perayaan Hari Ulang Tahun Aku...

23 April 2018, aku berencana main ke rumah kamu. Saat itu aku sudah niat dan mengutarakannya, namun kamu bilang "hari ini aku mau main sama si L." Karena tidak mau marah-marah terus, aku akhirnya dengan lapang dada mau menerima omonganmu tersebut walaupun sempat sedikit kesal. Kamu bilang saat itu bahwa mau pergi untuk memberli 'skin care'. Tanpa banyak tanya lagi karena takut makin kesal, aku pun dengan lapang dada dan berusaha untuk tidak marah-marah mendengar rencana dadakan kamu itu. Mungkin karena takut aku marah lagi, kamu akhirnya berjanji bahwa besoknya aku boleh main. Aku tidak menyadari bahwa dibalik semua rencana kamu yang mendadak itu, ternyata kamu punya rencana lain. Tanpa sepengetahuan aku, kamu ternyata diam-diam membeli kue ulang tahun. Meskipn kamu pergi bersama L, itu tidak menyurutkan niatmu untuk membeli kue ulang tahun untuk aku tanpa sepengetahuan si L. Keesokan harinya, 24 April 2018 kamu justru balik tanya ke aku "jadi kerumah aku h...

Aku Makin Sayang, Makin Cemburuan, Dan Makin Suka Marah...

Seperti saat pertama kali cium kamu, saat pertama kali aku main menjadi awal aku jadi makin sering dan intens untuk main ke tempat kamu. Dalam seminggu aku bisa beberapa kali main karena aku tidak tahan lama tidak ketemu kamu. Aku juga makin sering marah-marah karena cemburu buta. Setiap aku lihat kamu dekat atau diganggu oleh orang lain, aku marah dan langsung emosi. Aku bahkan semakin protektif sama kamu. Apa lagi setelah beberapa kali ada teman satu kerjaan yang coba rayu-rayu kamu dan bercanda sama kamu sambil pegang-pegang tangan. Aku seakan tidak kuasa menahan untuk tidak marah. Semakin aku cemburu saat itu, semakin besar juga rasa sayang aku sama kamu. Bahkan, ketika ada kejadian yang tidak bisa aku ceritakan dalam tulisan aku ini, aku masih tetap setia menemani kamu. Kejadian itu adalah kejadian yang tidak pernah akan terlupakan dalam hidup aku dan juga kamu. Saat itu, kamu dan aku mengalami hal yang bisa saja menjadi sebuah masalah besar, namun karena kita saling dukung ...